Barito Utara terletak di jalur sungai Barito yang menjadi urat nadi transportasi dan perdagangan sejak zaman dahulu.
Masyarakat Barito Utara terdiri dari berbagai suku, seperti Dayak, Banjar, dan Jawa, yang hidup berdampingan secara harmonis.
Sejak masa kolonial hingga kini, Barito Utara berkembang melalui sektor pertanian, perkebunan, dan pertambangan.
Terdapat banyak situs sejarah dan budaya yang menjadi saksi perjalanan Barito Utara dari masa ke masa.
Sejak berdiri pada tahun 1959, Barito Utara telah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan budaya di wilayah Kalimantan Tengah. Sungai Barito menjadi jalur utama transportasi dan perdagangan, serta menjadi penghubung antar daerah.
SelengkapnyaWilayah Barito Utara mulai dihuni oleh masyarakat Dayak dan Banjar sejak ratusan tahun lalu.
Barito Utara menjadi bagian penting dalam jalur perdagangan dan administrasi kolonial Belanda.
Setelah kemerdekaan, Barito Utara berkembang pesat sebagai kabupaten yang maju di Kalimantan Tengah.

Pendidikan
Kesehatan
Ekonomi
Infrastruktur

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, masyarakat Barito Utara terus menjaga tradisi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
SEJARAH JDIH KABUPATEN BARITO UTARA